Pondok Pesantren Ashabul Fikri dibawah naungan Yayasan Ashabul Fikri Sahabatku, berdirinya Pondok ini merupakan keinginan kuat dari Ibunda H. Nakiyah dan ayahanda H. Djamaruddin yang telah mewasiatkan kepada anak anaknya terutama kepada anaknya bernama Nursoleh anak laki laki tertua di keluarganya yang lulus tahun 1991 dari Pesantren Daar El Qolam Gintung Balaraja Tangerang, kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di STIE  Malangkucecwara Malang dan melanjutkan ke program Magister Manajemen di Universitas UHAMMKA Jakarta.

Bersama Adiknya Sujiah dan Entis Sutisna merintis Pondok pesantren tersebut dari mulai nol bahkan minus, Sujiah adalah adik kandung Nursoleh yang lulus dari Pondok Pesantren Assaadah Petir Serang Banten, sedangkan Entis Sutisna merupaka adik ipar menamatkan pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Arrisalah Selahung Ponorogo Jawa Timur, bertiga bersepakat dan memilki niat yang tulus untuk ibadah kepada Allah dengan jalan mengabdikan diri untuk berkhidmat kepada umat melalui Pondok pesantren.

Dimulai dari membeli tanah seluas 2.500 Meter persegi, dari wasilah wakaf Ibu Hj. Sri Kusmuaninghadi yang merupakan ibu mertua dari H. Nursoleh, kemudian membanguna bangunan Pertama berupa saung kecil dengan bekas sisa sisa bangunan, dengan ketekunan dan kesabaran yang begitu tinggi pembelajaran dan pengajian pondok dimulai, dengan menerima santri masyarakat sekitar memulai mengajarkan iqro dan membaca Al-Quran, santri pertama 30 orang yang pulang dan pergi tidak bisa mukim dan tinggal di pesantren membuat tujuan pendidikan yang kurang maksimal, pada tanggal 20 April tahun 2018 mendapatkan izin operasional dari Kementrian Agama Republik Indonesia dan sekaligus menjadi hari lahir Pondok Pesantren Ashabul Fikri, dengan memantapkan diri untuk mendirikan Pondok Pesantren Modern Ashabul Fikri dengan diwajibkan seluruh santri tinggal di Pondok Peantren, dengan kebijakan ini hampir seluruh santri tidak bisa mengikuti program tersebut dan tersisa hanya sebagian kecil saja.

Menyusun program kurikulum berbasis KMI (Kuliayatul Mualimin Al-Islamiyah) bersanad ke Pondok Pesantren Arrisalah dengan modifikasi dengan materi kearifan lokal seperti kitab kuning dan juga memasukan pengembangan karakter dan entrepreneurship. Setiap tahun santri baru bertambah hingga tahun 2021 berjumlah 38 orang santri dari berbagai daerah termasuk juga santri dari Jogja. Dengan mengusung konsep pesantren modern yang mengutamakan kemampuan dua bahasa yaitu bahasa arab dan inggris dan juga kemampuan tahsin dan tahfidz Al-Quran semakin menjadi pilihan masyarakat untuk memasukan anaknya menjadi santri.

Konsep kepeimpinan yang digunakan di Pondok Pesantren Ashabul Fikri adalah kolektif  kolegial, terdapat 3 pimpinan yang nengurusi Pendidikan internal Kepasntrenan di pimpin oleh Entis Sutisna dan yang mengurusi eksternal hubungan kemasyarakatan, kerjasama dan pembangunan fisik di pimpin oleh H. Nursoleh, SE.,MM dan yang megurusi kerumahtanggaan di pimpin oleh Sujiah, dan semua itu adalah Pimpinan Pondok Pesantren Ashabul Fikri.

Adapun struktur kepengurusan Pondok Pesantren Ashabul Fikri sebagai berikut :

Nama Yayasan                                     : Ashabul Fikri Sahabatku

Ketua                                                   : KH. Nursoleh Hasyim, SE.,MM

Nama Pondok Pesantren                    :  Pondok Pesantren Modern Ashabul Fikri

Pimpinan Pondok Pesantren             : KH. Nursoleh Hasyim, SE.,MM

Pimpinan Pondok Pesantren             : KH. Entis Sutisna

Pimpinan Pondok Pesantren             : Ustadzah Sujiah, S.Pdi

Sekretaris                                            : Ust. Alif Arsyadani Waliya

Bendahara                                           : Hj. Nugrahini Kusumawati, SE.,M.Ak

PROGRAM

Memiliki  2 program studi

  1. Program Kepesantren 6 tahun

Program pesanteren 6 tahun ada program reguler, santri yang mengikuti program ini adalah yang telah lulus SD dan mengukti kurikulum KMI Pondok Pesantren Modern

  • Program Kepesantrenan 4 tahun

Program ini adalah program Tadribi atau ekspereiment santri yang mengikuti program ini adalah santri yang telah lulus SMP atau SMA, progrm akselarsi untuk mengikuti kurikulum KMI Pondok Pesantren Modern

KURIKULUM

Kurikulum yang digunakan adalah yaitu memadukaan kurikulum Kuliatul Mualaimin Al Islamiyah yang diadopsi dari Kurikulum Pondok Posantren Modern yang dipadukan dengan pendidikan yang berbasis kecerdasan majemuk, sehigga dapat menghasilkan santri yang memilki kecerdasan berdasarkan kemampuuan khas dari santri yang memilki karakter yang kuat.

Dengan visi Pondok Pesantren Ashabul fikri “Membentuk Insan Yang Faqih dalam Ilmu, Mulia dalam Akhlaq dan Prima dalam prestasi” terdapat tiga pilar pokok yaitu visi Intektualitas, visi pengembangan karakter dan Visi kemampuan dalam berprestasi.

Dalam mewujudkan vsis tersebut kami banyak dibantu oleh sahabat sahabat dari pondok pesantren almuni, baik dari Daar El-Qolam, Pondok Pesantren Arrisalah dan Pondok Pesantren Assaadah dan juga dari masyrakat umat Islam yang bersimpati dengan perjuangan kami.

Dan terkhir kami bermohon kepada Allah Subhanahu wataala semoga perjuangan ini menjadi amal jariah kami, orang tua kami dan juga bagi umat Islam. Aamiin.