
Puasa itu adalah ibadah sangat spesial yang hanya Allah yang akan menentukan ganjaran dan balasannya, maka yang puasanya hanya mengandalkan mendapatkan ganjaran dan pahala saja sesungguhnya sudah benar, dan yang utama adalah puasa adalah karena Allah, Taala, dan itu disandarkan pada hadis riwayat Imam Bukhari disebutkan: Allah berfirman dalam hadits qudsi: “Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa adalah untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya.”
Puasa adalah untukku dan aku sendiri yang akan membalasnya, ini sangat jelas spesial sekali hingga Allah yang akan menentukan balsan puasa, sedangna untuk amalan pada bulan Romdahan itu akan dilipatkan gandakan menjadi sepuluh kali lipat, wow dhasyat sekali dam ;uar biasanya puasa romadhan dan seluruh amal kebaikan pasa bulan suci romadhan ini.
Dan ada satu amalan yang cerdik dilakukan oleh seseorang yang sedang puasa itu agar mendapaatkan pahalanya orang lain yang berpuasa, auto debet pahala seseorang itu akan masuk ke dalam rekening pahala kita yaitu meberikan makanan kepada yang pusasa ketika buka puasanya, dan hebatnya puasa tanpa mengurangi pahala puasa orang tersebut.
ini sesuai dengan hadist ini “Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun” (HR. Ibnu Majah).
Bagi muslim yang cerdas itu adalah memanfaatkan puasa romadhan ini menjadi bulan mendulang ridho dan pahala dari Allah subhanahu wataala, coba dibuat rencana yang jelas untuk menggapai kemuliaan romadhan itu.
selamat berpuasa, jadi puasa yang cerdas.
