ثُمَّ اَفِيْضُوْا مِنْ حَيْثُ اَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Kemudian, bertolaklah kamu dari tempat orang-orang bertolak (Arafah) dan mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Baqaroh ayat 199)
Setiap diri manusia dipastikan pernah melakukan perbuatan dosa dan kesalahan, baik kesalahan terhadap dirnya, terhadap orang lain bahkan kesalahan dan dosa kepada Tuhannya, dan jika berosa dan melakukan kesalahan itu diberikan fasilitas oleh Allah untuk memohon ampun dan maaf kepada yang kita berikan kesalahan tersebut.
Satu bentuk fasilitas tersebut dalam bentuk ucapan istigfar (permohonan maaf dan ampunan), ucapan itu haruslah dilakukan dengan penuh penyesalan dan berusaha keras untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Dan istigfar tersebut selain kita akan diampuni dosa-dosanya juga diberikan keutamaan yang lain melebihi apa diminta manusia, terdapat beberapa keutamaan dan keuntungan jika beristigfar sebagai berikut :
Pertama : akan diberikan surga yang luasnya langit dan bumi, ini tersyrat dalam QS Surat Ali Imron ayat 133,
۞ وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ
Artinya : Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.
Bagi yang beristigfar adalah kenimatan hidup diakhirat nanti dengan jaminan surga untuknya, dengan syarat jika melakukan perbuatan dosa bersegeralah bertaubat dan tidak melakukan hal yang sama.
Selain jaminan surga nanti di akhirat, Allah juga memberikan yang terbaik bagi mereka yang beristigfar di dunianya.
Kedua : jika memohon ampun, niscaya Allah akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu (QS. Nuh ayat 11) : يُّرْسِلِ السَّمَاۤءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًاۙ
Hujan itu menurunkan air ke bumi, sedangkan air adalah sumber kehidupan di dunia ini, air mampu menumbuhkan tanaman kemudia berbuah, air merupakan simbul kenikmatan hidup dan kenimatan hidup itu adalah rizki yang diberikan Allah untuk seluruh makhluknya.
Dengan demikian mereka yang beristigfar, Allah akan memberikan rizki yang sangat luas dan banyak yang dibutuhkan oleh kita sebagai manusia, rizki bukan hanya harta saja, kita diebrikan sehat yang paripurna itu juga rizki, anak yang sholeh itu juga rizki, teman dan sahabat yang baik juga rizki, tetangga yang baik juga rizki dan segala suatu yang mendatangkan kebaikan dan kenikmatan itu adalah rziki.
Imam al-Qurthubi rahimahullah menyebutkan dari Ibnu Subaih rahimahullah, bahwasanya dia berkata, “Ada seorang yang mengadu musim paceklik kepada Hasan al-Bashri rahimahullah, Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, ‘Istighfarlah engkau kepada Allah.’ Ada lagi yang mengadu bahwa dia miskin, Hasan al-Bashri rahimahullah tetap menjawab, ‘Mintalah ampun kepada Allah.’ Lain lagi orang yang ketiga, ia berkata, ‘Doakanlah saya agar dikaruniai anak.’ Hasan al-Bashri rahimahullah tetap menjawab, ‘Mintalah ampunan kepada Allah.’ Kemudian ada juga yang mengadu bahwa kebunnya kering. Hasan al-Bashri rahimahullah tetap menjawab, ‘Mohonlah ampun kepada Allah.’
Melihat hal itu, Rabii’ bin Subaih bertanya, ‘Tadi orang-orang berdatangan kepadamu mengadukan berbagai permasalahan, dan engkau memerintahkan mereka semua agar beristighfar, mengapa demikian?’ Hasan al-Bashri rahimahullah menjawab, ‘Aku tidak menjawab dari diriku pribadi, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengatakan dalam firman-Nya (yang artinya),
“Maka, Aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampunan kepada Rabb-mu, -seseunnguhnya dia adalah Maha Pengampun-, niscaya dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.’” (QS. Nuh [71]: 10-12)
Ketiga : memperbanyak harta dan anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.” (QS. Nuh : 12)
Dan bagi yang beristigfar maka Allah akan memperbanyak hartanya, dengan membrikan kemudahan dan kelancaran dalam usahanya, memantaskna dalam bekerjanya, dan yang terpenting dalam hal ini akan mendatangkan banyak harta dengan datang yang tidak terduga.
Bukan hanya harta Allah berikan tapi anak-anak yang sholeh yang selalu berbakti, anak-anak yang menjadi medatangkan kebahagiaan bagi orang tuanya (qural ‘ayun)m anak yang menjadi pewaris genarasi selanjunya baik dari sisi ilmu, kecerdasan dan keahlian orang tuanya.
Terakhir Allah akan memberikan dan mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai, kebun-kebun bukan hanya kebun secara fisik tapi juga kebun dalam makna yang lain yaitu kemapanan hidup, dan sungai dimaknai kenyamanan dan kemuliaan hidup.
Penutup, jika kita mengalami kesulitan hidup ini, mungkin saja banyak dosa dan maksiat kita kepada Allah, bersegeralah beristigfar agar seluruh kesulitan dan kesempitan hidup dapat berganti dengan kenimatan, kemapanan dan kemuliaan hidup. Semoga…
